Custom Search

Bls: [Konsultasi-Kesehatan] KAKI KIRI BAGIAN BELAKANG DIATAS BETIS SELALU RASA PEGAL....



saya juga mengalami hal yang sama seperti yg dialami anda tetapi sekarang mulai berkurang. saya hanya rutin minum banyak karena itu pengaruh dari ginjal kita. Pasti anda juga kurang minum seperti saya dulu, coba deh diusahakan minum yg banyak dan kalau memang anda mau coba pijat refleksi di telapak kaki, anda bilang aja sama tukang pijatnya kalau kaki anda sering pegal biasanya mereka tahu. mudah-mudahan bisa membantu.



Dari: cndapatondo <cndapatondo@yahoo.co.id>
Kepada: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
Terkirim: Kam, 11 November, 2010 10:29:47
Judul: [Konsultasi-Kesehatan] KAKI KIRI BAGIAN BELAKANG DIATAS BETIS SELALU RASA PEGAL....

 

KAKI KIRI BAGIAN BELAKANG DIATAS BETIS SELALU PEGAL, TAPI KANAN TIDAK RASA APA-APA.. KENAPA YA...?? TOLONG SAYA UNTUK MENGATASINYA.. TERIMA KASIH.
SAYA SUDAH MERASAKAN SELAMA 4 TAHUN TERAKHIR. UMUR SAYA 36 TAHUN
PEKERJAAN PNS,




__._,_.___


Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[Konsultasi-Kesehatan] KAKI KIRI BAGIAN BELAKANG DIATAS BETIS SELALU RASA PEGAL....

KAKI KIRI BAGIAN BELAKANG DIATAS BETIS SELALU PEGAL, TAPI KANAN TIDAK RASA APA-APA.. KENAPA YA...?? TOLONG SAYA UNTUK MENGATASINYA.. TERIMA KASIH.
SAYA SUDAH MERASAKAN SELAMA 4 TAHUN TERAKHIR. UMUR SAYA 36 TAHUN
PEKERJAAN PNS,


------------------------------------

Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Konsultasi-Kesehatan/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Konsultasi-Kesehatan/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
Konsultasi-Kesehatan-digest@yahoogroups.com
Konsultasi-Kesehatan-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
Konsultasi-Kesehatan-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Re: [Konsultasi-Kesehatan] Menurunkan kolesterol ?




jd masuk kmn mba adit?
yg penting jelas kan bawang putih nya buahnya mah ga penting
hehehe


PT.YAMAHA MOTOR MANUFACTURING WEST JAVA
Jl.PERMATA 1 LOT BB - 1 ,Kawasan Industri KIIC
Karawang 41361 -                                            West Java
Telp : 021-8911 4535                   Fax : 021-8911 4536
Hp : 0818 0638 0138

regards,
Antoni T - Staff GA



adit0707@gmail.com
Sent by: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com

11/08/2010 11:13 PM

Please respond to
Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com

To
Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
cc
Subject
Re: [Konsultasi-Kesehatan] Menurunkan kolesterol ?





 


Mas, bawang putih bukan termasuk kelompok buah2an loh :)

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!



From: antoni_YMMWJ@yamaha-motor.co.id
Sender: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
Date: Mon, 8 Nov 2010 07:35:29 +0700
To: <Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com>
ReplyTo: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
Subject: Re: [Konsultasi-Kesehatan] Menurunkan kolesterol ?

 


buah paling ampuh nurunkan kolestrol

makan bawang putih lanang ( yg bulet bukan yg sebonggol )

makan seminggu 3 x aja ( silahkan dikunyah / lgs telan )



PT.YAMAHA MOTOR MANUFACTURING WEST JAVA
Jl.PERMATA 1 LOT BB - 1 ,Kawasan Industri KIIC
Karawang 41361 -                                            West Java
Telp : 021-8911 4535                   Fax : 021-8911 4536
Hp : 0818 0638 0138

regards,
Antoni T - Staff GA




__._,_.___


Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re: [Konsultasi-Kesehatan] Digest Number 1715



Dear Ika Setyati,

Untuk info pembelian lengkap, ibu bisa klik link berikut :

http://minyakmas.wordpress.com/harga-dan-cara-pesan/

STOKIS Minyak Obat Mas :
Surabaya : Yuli ( HP : +6281230917241 ).
Jakarta : J. Sunardi ( Telp. +6221-26407355 / HP. +628158891050).
Depok : Siane (HP. +628129204951)
Tangerang : Matias Ola (Phone : +6221-73457062 / +628129274178)
Bogor : Sheila Roshadi (Phone : +6285717141017 )
Jogjakarta : Wied Swarnam ( Phone : +62274 485967 / +6281392296695 )
Jogjakarta : Vivi ( Phone : +6287839353373, +628562850792 ).
Palembang : Seniwati ( Flexi : +62711-7020061 ).
Pangkal Pinang : Tjahyadiputra ( Phone : +6281368504523 ).
Kendari : Jeannie Julia (Phone : +62812 5757 2223).
Balikpapan & Kalimantan : Antonius TOTONG, (Hp +62811590821).

Semoga bisa membantu.

Best Regards,
Mama Aditya

Re: [Info]  Mengatasi masalah Alergi

Posted by: "Ika Setyati" setyati@kido.co.id

Wed Nov 10, 2010 2:35 am (PST)

Belinya dimana Minyak Obat Mas nya??

_____

From: Konsultasi-Kesehata n@yahoogroups. com
[mailto:Konsultasi-Kesehata n@yahoogroups. com] On Behalf Of Yuli Ernawati
Sent: Tuesday, November 09, 2010 10:58 AM
To: konsultasi-kesehata n@yahoogroups. com
Subject: [Konsultasi- Kesehatan] [Info] Mengatasi masalah Alergi

Mengatasi masalah Alergi

Bangun tidur, anak kami usia 9 tahun, badannya bentol-bentol. Ia
merengek-rengek minta di garuk punggungnya. Saat saya periksa, sekujur
badannya bentol-bentol. Bentol besar-besar tumbuh berkelompok dibeberapa
tempat. Ada yang di dekat ketiak, perut, punggung, pinggang, paha, kaki,
lengan dan tangan. Sebagai orang tua kami kasihan melihat kondisi tubuhnya
yang dipenuhi bentol-bentol. Kami tau bahwa itu penyakit alergi. Kami
mencoba menebak-nebak, apa gerangan penyebabnya? Tadi malam makan apa dan
ini adalah alergi pertama yang dialaminya.

Hari itu hari sekolah. Ia harus masuk pukul 10.00 pagi dan pulang pukul
15.00 sore. Udara siang itu begitu terik, apalagi ventilasi ruang kelas
tidak terlalu baik. Semua siswa merasa kepanasan dan berkeringat. Cuaca ini
akan menambah penderitaan pada anak kami. Rasa gatalnya sungguh menyiksa dan
ia pun sempat minta pulang sekolah lebih awal. Hanya karena takut
ketinggalan mata pelajarannya, kami akhirnya membujuk dan merayunya supaya
dia tetap sekolah dan menahan serta mengabaikan rasa gatalnya.

Sepulang sekolah, saya teringat akan Minyak Obat Mas. Saya ambil dan cepat
balurkan hingga merata di semua bentol yang ada di badannya. Usai makan
sore, saya beri obat pengurang rasa gatal akibat alergi. Kemudian saya suruh
dia tidur. Bangun tidur, usai mandi malam, saya balurkan kembali Minyak Obat
Mas ke seluruh badan yang bentol-bentol. Hingga keesokkan harinya saya
balurkan lagi walau bentolnya sudah tak terlihat lagi. Siang hari gatal
alerginya sudah hilang sampai sekarang .... Saya bersyukur dan merasa
beruntung menyimpan Minyak Obat Mas yang serba guna dan berkhasiat manjur
mengatasi penyakit alergi, satu diantaranya sudah saya ceritakan diatas.

Masih banyak lagi jenis alergi yang seringkali tanpa kita duga datang
menyerang. Alergi disebabkan makanan, detergen, air hujan, angin, dingin,
sinar matahari. Gatal karena menyentuh daun-daunan, getah kayu, jamur, ulat
bulu dan sejenisnya. Gatal digigit nyamuk, semut, tungau, kutu air dan
sejenisnya. Balurkan Minyak Obat Mas merata pada bagian yang gatal atau
panas. Balurkan juga pada bagian lutut ke bawah sampai ke sela-sela jari
kaki dan telapak kaki. Semoga info ini dapat membantu.

Untuk melihat info lengkap tentang Minyak Obat Mas, silahkan klik link
berikut ini; http://minyakmas. wordpress. com/

Terimakasih.

Best Regards,
Mama Aditya



__._,_.___


Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Re (KONTRADIKSI): [Konsultasi-Kesehatan] Jawaban Pertanyaan tentang PCOS



Dear Dokter Dito & Miliser,

Kalau kakak perempuan saya sedang mengalami yg sebaliknya, yaitu menstruasi selama beberapa bulan tanpa henti hampir setiap hari..

Apakah ada kira2 supplemen / obat yg berguna untuk menghentikannya?

Mohon bantuan dan masukannya :)


Thanks & Regards,

Frans@MobiLe
-许福贤-
::Fiat Mihi Secundum Verbum Tuum::


From: dr Dito <ditoanurogo@gmail.com>
Sender: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
Date: Thu, 11 Nov 2010 07:05:02 +0700
To: <Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com>
ReplyTo: Konsultasi-Kesehatan@yahoogroups.com
Subject: [Konsultasi-Kesehatan] Jawaban Pertanyaan tentang PCOS

 



Tolong Dokter, Saya PCOS!!!

 

Pertanyaan

Dear Dokter…..

Saya divonis terkena penyakit Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS).  Bagaimana cara menyembuhkannya?

Saya juga sudah hampir 8 bulan tidak menstruasi, dan ini sangat sering terjadi. Tidak menstruasi dengan jarak waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan!!!

Bila ada pengobatan alternatifnya, boleh juga!

Terima kasih banyak sebelumnya.

Salam,

Ioanna, finding.soulmate@yahoo.com, milis [Konsultasi-Kesehatan], 7 November, 2010 23:33:04

 

Jawaban:

Dear Ioanna, kami amat berempati dengan keadaan Anda…

To the point ya…..

Berikut ini penjelasan tentang Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) atau disebut juga Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK).

 

Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)


Anatomi ovarium
(sel telur)

Secara makroskopis, ovarium menyerupai buah pir, dengan ukuran yang bervariasi, tergantung usia.

Pada usia reproduksi, ukuran ovarium:
panjang: 2,5–5 cm
lebar: 1,5–3 cm
tebal: 0,6–1,5 cm

Normalnya, ovarium terletak di bagian atas rongga pelvis, bersandar sedikit inferior dari dinding lateral pelvis pada daerah percabangan pembuluh darah iliaka eksternal dan internal, yakni fossa ovarika Waldeyer. Posisi ini sangatlah bervariasi dan biasanya berbeda antara ovarium kiri dengan kanan.

Masing-masing ovarium mengandung sejumlah folikel primordial yang berkembang pada saat awal kehidupan fetus dan menunggu saat pematangan menjadi ovum. Selain memproduksi ovum, ovarium juga menghasilkan hormon seksual.

Perlekatan:
Ovarium terletak di sebelah dinding samping pelvis dan ditahan pada posisi ini oleh dua struktur: ligamentum latum yang melekat ke ovarium di sebelah posterior oleh mesovarium, dan ligamentum ovarika yang menahan ovarium ke kornu uterus.

Ovarium dilekatkan pada ligamentum latum oleh mesovarium. Ligamentum ovarii proprium berjalan dari uterus lateral posterior hingga ke bagian bawah ovarium. Panjangnya beberapa cm dengan diameter 3-4 mm. Ligamentum ini diselimuti oleh peritoneum dan terdiri dari jaringan ikat dan otot yang berasal dari bagian uterus.

Ligamentum infundibulopelvikum berjalan dari bagian ovarium yang menghadap tuba hingga ke dinding pelvis, tempat pembuluh darah dan persarafan ovarium berjalan di dalamnya.

Pasokan darah:
Dari a.ovarika (cabang aorta abdominalis). Drainase vena menuju v.kava inferior di sebelah kanan dan v.renalis sinistra di sebelah kiri.

Drainase limfatik:
Menuju kelenjar getah bening para-aorta.

Histologi
(Struktur Jaringan) Ovarium

Struktur ovarium secara umum dibagi dua: korteks dan medula.

Tiap ovarium dikelilingi oleh kapsula fibrosa, yang disebut tunika albuginea. Tunika albuginea ini merupakan permukaan terluar korteks. Di atas tunika albuginea terdapat epitel kuboid selapis, epitel germinativum Waldeyer.

Medula merupakan bagian tengah yang terdiri dari jaringan ikat longgar yang merupakan kelanjutan dari mesovarium. Pada medula banyak terdapat pembuluh darah dan sedikit jaringan otot halus yang merupakan kelanjutan dari ligamentum infundibulopelvikum.

Sinonim SOPK:

Sindrom ovarium polikistik, polycystic ovarian syndrome.

Definisi SOPK:

Kumpulan gejala yang ditandai dengan adanya anovulasi (tidak keluarnya ovum/sel telur) kronis (yang berkepanjangan/dalam waktu lama) disertai perubahan endokrin (seperti: hiperinsulinemia, hiperandrogenemia).

Penyebab SOPK:

1. Resistensi insulin
2. Hiperandrogenemia
3. Kelainan produksi hormon gonadotropin
4. Disregulasi P450 c 17
Defek gen pembentuk P450 c 17α, yang mengkode aktivitas 17α-hidroksilase dan 17,20-lyase.
5. Genetik
Ada kecenderungan penurunan sifat secara autosomal dominan.

Diagnosis SOPK:

1. Kriteria Klinis
Hirsutisme (tumbuhnya rambut tubuh yang berlebihan), akne, obesitas/kegemukan (sangat tidak spesifik), oligomenore (menstruasi yang jarang), amenore (tidak menstruasi), perdarahan uterus disfungsi, dan infertilitas.

Konsensus Diagnostik menurut konferensi National Institute of Health (NIH) di Amerika Serikat:

a. gambaran ovarium polikistik tidak harus ada.
b. Kriteria mayor: anovulasi kronis dan hiperandrogenemia.
c. Kriteria minor: adanya resistensi insulin, hirsutisme, obesitas, rasio LH/FSH lebih dari 2,5 dan gmbaran ovrium polikistik pada USG.

Diagnosis SOPK ditegakkan jika memenuhi SATU kriteria mayor dan sekurngnya DUA kriteria minor, dengan menyingkirkan penyebab lain hiperandrogenemia.

Konsensus Diagnostik menurut negara di Eropa:
a. Harus didapatkan gambaran ovarium polikistik dengan USG
b. Gangguan menstruasi (oligomenore atau amenore), dan atau
c. Gambaran klinis hiperandrogenemia (hirsutisme, akne)
d. Tidak diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan iagnosis SOPK.

Kriteria praktis dari Homburg (2002):

1. Kriteria awal yang harus ada:
a. Gangguan menstruasi
b. Hirsutisme
c. Akne
d. Infertilitas anovulasi

2. Diagnosis ditegakkan cukup dengan memperoleh gambaran ovarium polikistik pada USG.

3. Jika tidak ditemukan gambaran ovarium polikistik pada USG, maka dilakukan pemeriksaan laboratorium. Diagnosis SOPK dapat ditegakkan jika ditemukan satu/lebih abnormalitas: peningkatan testosteron serum, peningkatan LH (luteinizing hormone), peningkatan testosteron bebas (dengan menyingkirkan hiperplasi adrenal), perbandingan glukosa puasa:insulin puasa kurang dari 4,5.

2. Kriteria Ultrasonografis (USG)

Kriteria diagnostik jika memakai USG transabdominal:
1. Penebalan stroma
2. Lebih dari 10 folikel berdiameter 2-8 mm di subkorteks dalam satu bidang.

Kriteria diagnostik jika memakai USG transvaginal:
1. Penebalan stroma 50%
2. Volume ovarium lebih dari 8 cm3
3. Lebih dari 15 folikel dengan diameter 2-10 mm dalam satu bidang

3. Kriteria Laboratorium

Pemeriksaan kadar hormon androgen, insulin, dan LH/FSH (Luteinizing Hormone/Follicle-Stimulating Hormone)

Kadar androgen yang dapat diperiksa adalah: testosteron, androstenedion, testosteron bebas, dehidroepiandrosteron (DHEA) atau dehidroepiandrosteron sulfat (DHEAS), dan dehidrotestosteron (DHT).

Terapi SOPK:

1. Penurunan berat badan, diet, dan olahraga

2. Obat antidiabetik oral
Misalnya: metformin, troglitazone, rosiglitazone, pioglitazone, chlorpropamide, tolazamide, glipizide, D-chiro-inositol.

3. Obat pemicu ovulasi
Misalnya: klomifen, human menopausal gonadotrophin (hMG), purified FSH, recombinant FSH, bromocriptine, dan gonadotrophin releasing hormone (GnRH).

4. Pembedahan (surgery)
a. EBOB (Eksisi Baji Ovarium Bilateral)
b. TEKO (Tusukan ElektroKauter pada Ovarium)

Terapi TEKO dengan laparoskopi lebih baik dibandingkan dengan EBOB karena angka perlekatan pascoperasi yang lebih rendah.

Tentang obat alternatif atau herbal, maaf… kami belum menemukan referensinya…Sehingga belum dapat merekomendasikan yang tepat untuk Anda.

Komplikasi SOPK Jangka Panjang:

1. Diabetes Melitus tipe 2
2. Dislipidemia
3. Kanker endometrium
4. Hipertensi
5. Penyakit kardiovaskular
6. Gestational DM
7. Pregnancy-induced hypertension (PIH)
8. Kanker ovarium
9. Kanker payudara

Catatan:

1. Diperkirakan 8 juta wanita usia subur menderita gangguan ovarium polikistik.

2. Penyebab terbanyak keadaan anovulasi kronis adalah sindrom ovarium polikistik.

3. Ovulasi merupakan proses menghasilkan ovum yang dapat dibuahi, melibatkan susunan saraf pusat supra hipotalamus, hipofisis, dan ovarium sebagai organ target.

4. Ovulasi dipicu oleh peningkatan cepat kadar estrogen.

5. Ovulasi terjadi 10-12 jam setelah terjadinya lonjakan LH dan 24-    36 jam setelah tercapainya kadar puncak estrogen.

6. Resistensi insulin dapat dinilai dengan pemeriksaan:

a. uji toleransi glukosa oral
    Keuntungan:
    Mudah dikerjakan.
    Kerugian:
    Dipengaruhi penyerapan glukosa usus.

b. uji toleransi insulin
    Keuntungan:
    Dapat menunjukkan indeks aktivitas insulin.
    Kerugian:
    Dapat terjadi hipoglikemia.

c. Infus glukosa berkesinambungan
    Keuntungan:
    Dapat menunjukkan kerja insulin.
    Kerugian:
    Bergantung pada validitas tera.

d. Teknik klem euglikemik
    Keuntungan:
    Dapat mengukur kerja insulin secara kuantitatif.
    Kerugian:
    Mahal dan sulit.

e. Nisbah gula darah puasa atau insulin puasa
    Keuntungan:
    Mudah dikerjakan.
    Kerugian:
    Dipengaruhi oleh kadar gula darah sewaktu.

Referensi:

1. Hadisaputra W, Situmorng H. Sindrom Ovarium Polikistik. Indonesian Gynecological Endoscopy Society (IGES)-Puspa Swara. Jakarta. 2003.

2. Faiz O, Moffat D. Anatomy at a Glance. Blackwell Science Ltd. 2002.

3. Homburg R. What is Polycystic Ovarian Syndrome? A Proposal for a Consensus on The Definition and Diagnosis of Polycystic Ovarian Syndrome. Hum reprod. 2002; 17 (10): 2495-9.

 

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Doa kami…. segera sembuh ya, sahabatku…

Salam SEHAT dan SUKSES selalu !!!

 

Hormat kami,

Dito Anurogo

Konsultan Kesehatan di Netsains.com

 

 

 









__._,_.___


Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

[Konsultasi-Kesehatan] Jawaban Pertanyaan tentang PCOS





Tolong Dokter, Saya PCOS!!!

 

Pertanyaan

Dear Dokter…..

Saya divonis terkena penyakit Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS).  Bagaimana cara menyembuhkannya?

Saya juga sudah hampir 8 bulan tidak menstruasi, dan ini sangat sering terjadi. Tidak menstruasi dengan jarak waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan!!!

Bila ada pengobatan alternatifnya, boleh juga!

Terima kasih banyak sebelumnya.

Salam,

Ioanna, finding.soulmate@yahoo.com, milis [Konsultasi-Kesehatan], 7 November, 2010 23:33:04

 

Jawaban:

Dear Ioanna, kami amat berempati dengan keadaan Anda…

To the point ya…..

Berikut ini penjelasan tentang Polycystic Ovarium Syndrome (PCOS) atau disebut juga Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK).

 

Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)


Anatomi ovarium
(sel telur)

Secara makroskopis, ovarium menyerupai buah pir, dengan ukuran yang bervariasi, tergantung usia.

Pada usia reproduksi, ukuran ovarium:
panjang: 2,5–5 cm
lebar: 1,5–3 cm
tebal: 0,6–1,5 cm

Normalnya, ovarium terletak di bagian atas rongga pelvis, bersandar sedikit inferior dari dinding lateral pelvis pada daerah percabangan pembuluh darah iliaka eksternal dan internal, yakni fossa ovarika Waldeyer. Posisi ini sangatlah bervariasi dan biasanya berbeda antara ovarium kiri dengan kanan.

Masing-masing ovarium mengandung sejumlah folikel primordial yang berkembang pada saat awal kehidupan fetus dan menunggu saat pematangan menjadi ovum. Selain memproduksi ovum, ovarium juga menghasilkan hormon seksual.

Perlekatan:
Ovarium terletak di sebelah dinding samping pelvis dan ditahan pada posisi ini oleh dua struktur: ligamentum latum yang melekat ke ovarium di sebelah posterior oleh mesovarium, dan ligamentum ovarika yang menahan ovarium ke kornu uterus.

Ovarium dilekatkan pada ligamentum latum oleh mesovarium. Ligamentum ovarii proprium berjalan dari uterus lateral posterior hingga ke bagian bawah ovarium. Panjangnya beberapa cm dengan diameter 3-4 mm. Ligamentum ini diselimuti oleh peritoneum dan terdiri dari jaringan ikat dan otot yang berasal dari bagian uterus.

Ligamentum infundibulopelvikum berjalan dari bagian ovarium yang menghadap tuba hingga ke dinding pelvis, tempat pembuluh darah dan persarafan ovarium berjalan di dalamnya.

Pasokan darah:
Dari a.ovarika (cabang aorta abdominalis). Drainase vena menuju v.kava inferior di sebelah kanan dan v.renalis sinistra di sebelah kiri.

Drainase limfatik:
Menuju kelenjar getah bening para-aorta.

Histologi
(Struktur Jaringan) Ovarium

Struktur ovarium secara umum dibagi dua: korteks dan medula.

Tiap ovarium dikelilingi oleh kapsula fibrosa, yang disebut tunika albuginea. Tunika albuginea ini merupakan permukaan terluar korteks. Di atas tunika albuginea terdapat epitel kuboid selapis, epitel germinativum Waldeyer.

Medula merupakan bagian tengah yang terdiri dari jaringan ikat longgar yang merupakan kelanjutan dari mesovarium. Pada medula banyak terdapat pembuluh darah dan sedikit jaringan otot halus yang merupakan kelanjutan dari ligamentum infundibulopelvikum.

Sinonim SOPK:

Sindrom ovarium polikistik, polycystic ovarian syndrome.

Definisi SOPK:

Kumpulan gejala yang ditandai dengan adanya anovulasi (tidak keluarnya ovum/sel telur) kronis (yang berkepanjangan/dalam waktu lama) disertai perubahan endokrin (seperti: hiperinsulinemia, hiperandrogenemia).

Penyebab SOPK:

1. Resistensi insulin
2. Hiperandrogenemia
3. Kelainan produksi hormon gonadotropin
4. Disregulasi P450 c 17
Defek gen pembentuk P450 c 17α, yang mengkode aktivitas 17α-hidroksilase dan 17,20-lyase.
5. Genetik
Ada kecenderungan penurunan sifat secara autosomal dominan.

Diagnosis SOPK:

1. Kriteria Klinis
Hirsutisme (tumbuhnya rambut tubuh yang berlebihan), akne, obesitas/kegemukan (sangat tidak spesifik), oligomenore (menstruasi yang jarang), amenore (tidak menstruasi), perdarahan uterus disfungsi, dan infertilitas.

Konsensus Diagnostik menurut konferensi National Institute of Health (NIH) di Amerika Serikat:

a. gambaran ovarium polikistik tidak harus ada.
b. Kriteria mayor: anovulasi kronis dan hiperandrogenemia.
c. Kriteria minor: adanya resistensi insulin, hirsutisme, obesitas, rasio LH/FSH lebih dari 2,5 dan gmbaran ovrium polikistik pada USG.

Diagnosis SOPK ditegakkan jika memenuhi SATU kriteria mayor dan sekurngnya DUA kriteria minor, dengan menyingkirkan penyebab lain hiperandrogenemia.

Konsensus Diagnostik menurut negara di Eropa:
a. Harus didapatkan gambaran ovarium polikistik dengan USG
b. Gangguan menstruasi (oligomenore atau amenore), dan atau
c. Gambaran klinis hiperandrogenemia (hirsutisme, akne)
d. Tidak diperlukan pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan iagnosis SOPK.

Kriteria praktis dari Homburg (2002):

1. Kriteria awal yang harus ada:
a. Gangguan menstruasi
b. Hirsutisme
c. Akne
d. Infertilitas anovulasi

2. Diagnosis ditegakkan cukup dengan memperoleh gambaran ovarium polikistik pada USG.

3. Jika tidak ditemukan gambaran ovarium polikistik pada USG, maka dilakukan pemeriksaan laboratorium. Diagnosis SOPK dapat ditegakkan jika ditemukan satu/lebih abnormalitas: peningkatan testosteron serum, peningkatan LH (luteinizing hormone), peningkatan testosteron bebas (dengan menyingkirkan hiperplasi adrenal), perbandingan glukosa puasa:insulin puasa kurang dari 4,5.

2. Kriteria Ultrasonografis (USG)

Kriteria diagnostik jika memakai USG transabdominal:
1. Penebalan stroma
2. Lebih dari 10 folikel berdiameter 2-8 mm di subkorteks dalam satu bidang.

Kriteria diagnostik jika memakai USG transvaginal:
1. Penebalan stroma 50%
2. Volume ovarium lebih dari 8 cm3
3. Lebih dari 15 folikel dengan diameter 2-10 mm dalam satu bidang

3. Kriteria Laboratorium

Pemeriksaan kadar hormon androgen, insulin, dan LH/FSH (Luteinizing Hormone/Follicle-Stimulating Hormone)

Kadar androgen yang dapat diperiksa adalah: testosteron, androstenedion, testosteron bebas, dehidroepiandrosteron (DHEA) atau dehidroepiandrosteron sulfat (DHEAS), dan dehidrotestosteron (DHT).

Terapi SOPK:

1. Penurunan berat badan, diet, dan olahraga

2. Obat antidiabetik oral
Misalnya: metformin, troglitazone, rosiglitazone, pioglitazone, chlorpropamide, tolazamide, glipizide, D-chiro-inositol.

3. Obat pemicu ovulasi
Misalnya: klomifen, human menopausal gonadotrophin (hMG), purified FSH, recombinant FSH, bromocriptine, dan gonadotrophin releasing hormone (GnRH).

4. Pembedahan (surgery)
a. EBOB (Eksisi Baji Ovarium Bilateral)
b. TEKO (Tusukan ElektroKauter pada Ovarium)

Terapi TEKO dengan laparoskopi lebih baik dibandingkan dengan EBOB karena angka perlekatan pascoperasi yang lebih rendah.

Tentang obat alternatif atau herbal, maaf… kami belum menemukan referensinya…Sehingga belum dapat merekomendasikan yang tepat untuk Anda.

Komplikasi SOPK Jangka Panjang:

1. Diabetes Melitus tipe 2
2. Dislipidemia
3. Kanker endometrium
4. Hipertensi
5. Penyakit kardiovaskular
6. Gestational DM
7. Pregnancy-induced hypertension (PIH)
8. Kanker ovarium
9. Kanker payudara

Catatan:

1. Diperkirakan 8 juta wanita usia subur menderita gangguan ovarium polikistik.

2. Penyebab terbanyak keadaan anovulasi kronis adalah sindrom ovarium polikistik.

3. Ovulasi merupakan proses menghasilkan ovum yang dapat dibuahi, melibatkan susunan saraf pusat supra hipotalamus, hipofisis, dan ovarium sebagai organ target.

4. Ovulasi dipicu oleh peningkatan cepat kadar estrogen.

5. Ovulasi terjadi 10-12 jam setelah terjadinya lonjakan LH dan 24-    36 jam setelah tercapainya kadar puncak estrogen.

6. Resistensi insulin dapat dinilai dengan pemeriksaan:

a. uji toleransi glukosa oral
    Keuntungan:
    Mudah dikerjakan.
    Kerugian:
    Dipengaruhi penyerapan glukosa usus.

b. uji toleransi insulin
    Keuntungan:
    Dapat menunjukkan indeks aktivitas insulin.
    Kerugian:
    Dapat terjadi hipoglikemia.

c. Infus glukosa berkesinambungan
    Keuntungan:
    Dapat menunjukkan kerja insulin.
    Kerugian:
    Bergantung pada validitas tera.

d. Teknik klem euglikemik
    Keuntungan:
    Dapat mengukur kerja insulin secara kuantitatif.
    Kerugian:
    Mahal dan sulit.

e. Nisbah gula darah puasa atau insulin puasa
    Keuntungan:
    Mudah dikerjakan.
    Kerugian:
    Dipengaruhi oleh kadar gula darah sewaktu.

Referensi:

1. Hadisaputra W, Situmorng H. Sindrom Ovarium Polikistik. Indonesian Gynecological Endoscopy Society (IGES)-Puspa Swara. Jakarta. 2003.

2. Faiz O, Moffat D. Anatomy at a Glance. Blackwell Science Ltd. 2002.

3. Homburg R. What is Polycystic Ovarian Syndrome? A Proposal for a Consensus on The Definition and Diagnosis of Polycystic Ovarian Syndrome. Hum reprod. 2002; 17 (10): 2495-9.

 

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Doa kami…. segera sembuh ya, sahabatku…

Salam SEHAT dan SUKSES selalu !!!

 

Hormat kami,

Dito Anurogo

Konsultan Kesehatan di Netsains.com

 

 

 









__._,_.___


Informasi tentang Human Resources Development & General Affairs
http://hrcompensationbenefit.blogspot.com/
http://infoindustrialrelation.blogspot.com/
http://generalaffairsprofessional.blogspot.com/

Info tentang Quality, Management Development, ISO, Productivity
http://quality-expert.blogspot.com/

Serba-serbi kita
http://liputanduniakita.blogspot.com/

Info Kost, Kontrak, pembantu & Baby Sitter
http://portalkostkontrakan.blogspot.com/
http://infopembantubabysister.blogspot.com/




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___
Custom Search